Minggu, 18 Juli 2021

Efektifitas PPKM Darurat dalam menangani Pandemi

Ditulis oleh : Abi Umaroh

PPKM Darurat adalah lockdown versi negara miskin yang ngga ma. ngasih makan rakyatnya.
👩🏻‍🦳: loh kenapa pake istilah PSBB atau yang sekarang dikenal dengan PPKM? , padahal penerapannya dengan 'lockdown' kurang lebih sama atau bahkan lebih dari ribet aturan sebelumnya.

ppkm
Oke mari kita bahas.
Menurut UU Kesehetan di atas, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjamin kehidupan masyarakat yang 'dilockdown' atau dikarantina itu tadi.
Tapi sebagaimana kita ketahui bersama, kondisi keuangan negara kita di tengah 'badai' pandemi ini semakin hancur, hutang pun sudah menyebar kesana sini, tentu dengan bunga yang tidak sedikit, bahkan jika mau kita ibaratkan saja Setiap warga negara di Indonesia memiliki beban senilai lebih dari 20 juta untuk membayar hutang tadi.
Dan bertumbuhan ekonomi kita di kuartal kedua tahun ini pun masih belum membaik, bahkan hanya bisa menyamai indeks perekonimian Timor Leste.
Naah tentu, pemerintah akan sangat kesulitan kalo mau menerapkan aturan yang sudah di undang-undang kan, yang ada malah tuntutan-tuntutan dari masyarakat yang semakin geram dengan kebijakan pemerintah.

Kemudian sejauh ini pun, penerapan PPKM masih dinilai belum berhasil, dikarenakan kasus covid yang terus melonjak dan indonesia menjadi rekor tertinggi kasus harian covid di dunia.
Tentu hal ini seharusnya dievaluasi dengan maksimal oleh para pemangku kebijakan.

Kita 'wong-wong cilik' hanya bisa menyuarakan, pun kalo mereka mau mendengar.
Bagaimana masyarakat tidak geram, jalan-jalan untuk mengakses mobilitas di tutup, tempat-tempat ibadah pun demikian tapi pintu masuk internasional dibuka selebar-lebarnya, Kita mengetahui bersama bahwasanya covid datang dari China, dan varian delta berasal dari India, tapi tka China dan turis India terus saja berdatangan dengan dalih "membangkitan ekonomi melalui pariwisata dan ketenagakerjaan" yoo ws angel

Belum lagi yang akhir-akhir ini sering ramai dibicarakan melalui media sosial yaitu tindakan represif yang dilakukan oleh 'oknum' aparat keamanan mulai dari Satpol PP, Dishub, Polisi dan bahkan TNI. Mereka membubarkan secara paksa orang-orang yang hanya sekedar mencari 'sesuap nasi' untuk menghidupi keluarganya, bukan untuk 'menimbun uang' layaknya para elit.
lah bagaimana? Uang yang seharusnya dibagikan pada mereka yang membutuhkan tapi malah digunakan untuk mensejahterakan 'kandang banteng'
Dan di saat para 'oknum' tadi membubarkan usaha 'wong cilik' secara paksa, dari mulai disemprot, dirusak,dibanting, atau bahkan disita, Plot Twistnya ada anak menteri yang mau honeymoon ke Jepang di tengah PPKM yang runyam ini , ya mungkin si anak tidak percaya dengan kebijakan yang dibuat bapaknya sendiri hehe.

Jadi menurutmu apakah PPKM ini masih efektif terus diterapkan bahkan diperpanjang, atau sangat perlu dievaluasi dengan berbagai elemen masyarakat ?

O ya apakah kinerja opung luhut dalam mengatasi pandemi ini semakin terkendali? Atau malah terkendala? Hmmm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memutuskan untuk lintas jurusan di Kelas 10 (The Slice of Life : Memoar Perjalanan Menuju UTBK-SBMPTN 2021)

The Slice of Life : Memoar Perjalanan Menuju UTBK-SBMPTN 2021 Memutuskan untuk lintas jurusan di kelas 10 ...