Bicara mengenai isu yang lagi hangat nih.
Sudah sejauh apa sih kita mempelajari memahami dan mengerti akan politik dan kebijakannya (khususnya mengenai UU Ciptaker) /atau malah belum sama sekali?

Tapi mungkin para pemangku kebijakan kurang faham akan hal itu, yang seharusnya menggapai kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat tapi malah bagi dirinya sendiri.
Jadi ayolah teman-teman, seperti yang kita tau sendiri dalam pengesahan RUU itu ada 2 fraksi yang tidak menyetujui akan pengesahan RUU itu.
Oke kita kembali ke topik awal, kita sama-sama KONTRA dengan kebijakan yang di ambil oleh pemerintah. Tapi apakah sudah sewajarnya kita menilai secara keseluruhan bahwa pemerintah dan kebijakanya itu buruk?
Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui ketika kita menjudge kebijakan tersebut dengan diksi yang berlebihan atau bahkan menjuru ke yang tidak pantas apalagi melalui media sosial :
- Hanya akan memperkeruh situasi dan kondisi politik di negara kita ditengah hiruk-pikuknya resesi ekonomi dan pandemi yang belum kunjung teratasi.
- Dan dengan diksi yang berlebihan tanpa maksud dan tujuan yang jelas, secara tidak langsung kita akan medoktrin akan buruknya dunia perpolitikan kepada mereka yang awam akan politik itu sendiri (dan pada akhirnya mereka jadi apatis dengan pemerintah sehingga baik buruknya kinerja mereka tetap terlihat buruknya saja). Dan perlu kita ketahui juga tidak semua politisi itu identik dengan serakah kekuasaan.
Padahal kita atau katakanlah saya sendiri belum paham betul mengenai konsep politik tapi seolah-solah kita sudah tau segalanya dan mengkritik instansi tanpa dasar, maksud dan tujuan yang jelas.
Dan ingat 'mereka' yang duduk disana pun karena kita (rakyat) yang memilih.
Dan pada intinya sebagai 'pelajar' marilah kita kuatkan literatur kita dulu baru berargumen Atau mungkin jempol ini yang terlalu licin jadi gampang saja share share berita 'hanya ikut-ikutan'.

Jadi apakah sudah etis sebagai pelajar, mahasiswa atau bahkan aktifis yang berpendidikan kita menilai segala hal berdasarkan satu sudut pandang?
"Kita boleh berbeda dalam pandangan (politik) tapi jangan lunturkan rasa Persatuan dan Kesatuan" (MerahPutih.com)
Mari kuatkan literatur kita bersama dan Jangan abaikan sisi baik dari politik itu sendiri❤️๐ค Aku bangga dan aku cinta Indonesia❤️๐ค๐ฎ๐ฉ
Ditulis oleh : Abi Umaroh (Sekretaris Umum PD IPM Banjarnegara)
(7-10-2020) 08.00
#EnergiPositif
#KontraUUCiptaker
#JustOpini
#PeduliPolitik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar