Senin, 24 Januari 2022

The Slice of Life : Memoar Perjalanan Menuju UTBK-SBMPTN 2021

The Slice of Life : Memoar Perjalanan Menuju UTBK-SBMPTN 2021
The Slice of Life : Memoar Perjalanan Menuju UTBK-SBMPTN 2021

Hallo kawan-kawan semua, pembaca setia Pojok Aspirasi. Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga dalam keadaan baik-baik saja ya. Dalam kondisi pandemi yang belum juga sepenuhnya teratasi dengan baik, marilah kita senantiasa menjaga pola hidup sehat dan protokol kesehatan sebaik mungkin guna mencegah penularan virus covid 19.

Kali ini aku akan bercerita sedikit banyaknya mengenai perjuanganku dalam menghadapi UTBK SBMPTN 2021. Mulai dari persiapan sampai dengan penantian hasil ujian, tentu bukan hal yang mudah untuk dilewati. Mengingat akan ketatnya persaingan di UTBK 2021 khususnya rumpun soshum.

Kita mulai dengan sedikit muhasabah dan introspeksi diri pasca pengumuman hasil utbk 2021. banyak dari kita yang seringkali menyepelekan atau menghiraukan hal ini, padahal ini merupakan modal yang cukup penting untuk kita dapat lolos UTBK SBMPTN yaitu perihal amanah. Seringkali kita lupa, bahwasannya yang namanya kampus atau pun universtas atau bahkan pekerjaan sekalipun merupakan suatu amanah cukup besar. Tentu Allah akan enggan memberikan amanah itu kepada kita jika sebelum-sebelumnya kita sering melalaikan amanah-amanah yang Allah berikan. Entah itu besar ataupun kecil bagaimana pun juga itu tetap amanah, contohnya amanah menjadi seorang anak atau siswa, bahkan amanah dalam menjabat di suatu organisasi.

Tentu hal ini menjadi parameter bagi Allah untuk memberikan kita amanah yang jauh lebih besar dan penuh konsekuensi daripada amanah yang sebelumnya. Seperti aku sendiri yang gagal mendapatkan PTN impian di tahun ini, tentu langsung menjadikan hal ini sebagai bahan untuk kurenungi. Namun hal itu juga tidak serta merta murni, banyak faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhinya, antara lain : malas belajar, terlalu menyepelekan materi atau pun tidak membuat timeline belajar yang tepat. jelas hal ini sangat berpengaruh bagi efektifitas penguasan materi-materi ujian, terlebih bagi diriku yang memutuskan untuk mengambil lintas jurusan dari IPA ke Soshum.

Tapi selain dua alasan tersebut, faktor ketidakberhasilan UTBK kita bisa jadi karena Allah ingin melihat sejauh mana perjuangan kita dalam meraih impian, apakah langsung menyerah atau justru menjadi individu yang pantang menyerah? Tentu hal itu kembali pada pribadi masing-masing kita. Serta yang terpenting apapun hasil UTBK kita tahuh ini, sudah sepantasnya kita terus memanjatkan syukur atas apapun yang sudah Allah gariskan untuk kita, percayalah pasti ada hal baik dibalik ini semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memutuskan untuk lintas jurusan di Kelas 10 (The Slice of Life : Memoar Perjalanan Menuju UTBK-SBMPTN 2021)

The Slice of Life : Memoar Perjalanan Menuju UTBK-SBMPTN 2021 Memutuskan untuk lintas jurusan di kelas 10 ...